[FF] My Husband

Title: My Husband
Cast: You(Mi), Yesung and Moon.
Created :  @ramadhaniistara
Genre: Romance
Length : OneShot
Annyeonghaseyo chingudeul! Ini adalah salah satu Fan Fiction yang murni dari kerja keras otak sendiri. No Bashing, No Copas ya! Eh, satu lagi. Don’t be silent reader ya! Komentar kalian benar-benar kutunggu untuk bahan evaluasi di Fan Fiction selanjutnya. Mianhae kalo ceritanya jelek. Kamsa^^
“Mwo?Menikah dengannya?” Mulutmu trbuka lebar saat mndengar prnyataan dr 2 pasang suami istri dihadapanmu. “Dgn Yesung?A-apa maksudnya?” Kmu trcengang.Yesung hanya duduk diam dan tdk berkata apa2. Dia terlihat santai.”Kami sudah berjanji Mi. Kau harus menikah dgn Yesung.” Kamu menatap mereka ngeri. Yesung. Namja keras kepala dengan segala sifat dan sikap kekanak-kanakannya yang selama ini kamu kenal.

“Lagipula Yesung sudah bekerja, mapan dan.. Tampan.”Lanjut ibumu.Kamu memijit pelipismu. Sebenarnya kamu tahu akan dijodohkan daridulu. Yesung pun tahu,tp kamu tdk menyangka ini akan begitu cepat. “Tp aku baru menyelesaikan kuliahku, eomma.”

“Yesung tdk akan membebanimu.”

Yesung melirikmu&mndengus berat.Kmu mnatapnya tajam.Walaupun kmu ttp melawan org tuamu,semuany pasti akan trjadi sesuai kehendak mereka.

“Eomma.. Aku takut.”Kamu merengek pada ibumu yang sedang membetulkan gaun pengantinmu.”Jangan cengeng!”Tukas ibumu.

“Ya! Aku serius!” Ibumu hanya diam dan berkonsentrasi membetulkan gaunmu. “Nah,skrg pergi ke ayahmu.” Kamu cemberut&brjalan menuju ayahmu yg menunggumu.

“Senyum.”Perintah ayahmu. Kamu memaksakan senyum. Ayahmu mendampingimu brjalan menuju altar. Yesung menunggumu disana dgn tatapan datar. Kamu tiba dihadapan Yesung. Yesung melotot&meleletkan lidahnya sedikit.Kmu mngepalkan tanganmu.Ayahmu mnggelengkan kepala melihat kalian.”Aku berjanji akan selalu bersama dengannya d keadaan senang,sedih maupun susah&akan mncintainy sepenuh hati.”Yesung mngikrarkan janjiny.

Kamu tertegun saat dia mengatakan itu. Kamu pun mengatakan hal yang sama. Yesung memakaikan cincin di jari manismu. Kamu menghela nafas. Saat giliranmu mmakaikan cincin k jari manis Yesung,tanganmu brgetar.sketika kmu mnjadi grogi.Alhasil,cincin yg akan kmu pakaikn trjatuh. Yesung melotot. Semua tamu bergumam.”Akan kuambil.”Katamu malu. Dengan tergesa2 kamu mengambil cincin yang jatuh menggelinding itu.

Tanpa sengaja, kakimu menginjak gaun pengantinmu yang panjang dan membuatmu kehilangan keseimbangan.Seseorang menarik tanganmu. Yesung. Dia menahan punggungmu. Sekarang wajahmu hanya berkisar 2 cm dr wajahnya. Pipimu memerah.Tiba2 Yesung mncium bibirmu.Kmu melotot.

“Jangan melawan atau kita brdua akan malu.”Bisik Yesung disela ciuman kalian.

“Pabo.”Bisikmu.

“Mwo?”Yesung mnggigit bibirmu pelan.

“Hukuman karena melawan suami.”Bisik Yesung.Yesung melepaskan ciumannya dan mmbantumu brdiri.Seluruh tamu brtepuk tangan melihat kalian. Kamu memakaikan cincin yang terjatuh tadi di jari Yesung. Yesung tersenyum menang dan puas melihatmu. ‘Awas saja kau Kim Jong W….’Tiba2 saja Yesung sudah menempelkan bibirnya di keningmu, menciummu. Kamu menatapnya terperangah. Dia menatapmu lama. Kamu tertegun.

Dia menatapku lembut? Ani, perasaanku saja. Kemudian Yesung memelukmu dan kamu mendengar seluruh tamu bertepuk tangan melihat kalian.”Satu kamar..”Gumammu. Kamu dan Yesung berpandangan. Kamu segera melesit mnuju tempat tidur.

“Aku mendapatkannya duluan!”Teriakmu senang. Yesung mndorongmu&kmu trjatuh dr tmpat tidur.Kalian sdg berada d pulau Jeju, hadiah bulan madu dr orang tuamu.

“Aku harus tidur disini.”

“Ya! Tapi aku mendapatkannya duluan!”Pekikmu. Kamu berangsut ke tempat tidur dan merentangkan tanganmu&mngenai wajah Yesung.”Ya!Sakit!” Yesung menepis tanganmu. Dia membuka bajunya.

“Kau! Mau apa kau?”Tanyamu ketakutan. Sekarang kamu melihat tubuh Yesung yang atletis. Yesung tersenyum aneh.

“Yeobo..”Bisiknya. “Apa kau mau tetap tidur disini? Baiklah. Aku akan melayanimu..”Kta Yesung dgn tatapan anehnya.

“Kya!!”Kamu berteriak. Yesung terkejut dan menutup mulutmu.”Ya,jgn berteriak!”Suruhnya.Air matamu jatuh.Kmu merasa sgt takut malam ini. Yesung trtegun. “Kau menangis?”Yesung panik.Dia lompat&mengambil sesuatu dr kopernya.Dia memberikan snack kacang padamu. “Jgn menangis.”

“Huaa.”Kmu mnangis sprti anak kecil. “Kenapa kau suka sekali mnjahiliku?Kau sdh sering menjahiliku semenjak kecil dan sekrg kau.. Huaa!” Kamu berusaha berbicara. “Bahkan sewaktu kecil kau pernah memasukkan cacing kedalam bajuku dan menarik rok ku sampai terlepas.”Tangismu. “Dulu sewaktu di kebun binatang kau menyodorkan ular padaku dan kau tertawa. Dan kau tahu? Aku menangis.” Yesung terdiam menatapmu.
“Tp skrg aku tdk prnah mnarik rok mu.”Ucap Yesung polos.”Pabo.”Desismu.

“Mianhe, Mi.Jgn menangis lg.”Ucap Yesung.Dia memakai bajunya lg. “Aku akan tidur di sofa saja.”Yesung tersenyum dan branjak prgi.Kmu mnatapny heran.Sejak kpn dia mengalah padaku?Ini hal langka,pikirmu. Sudah jam 2 malam. Kamu tetap tak bisa tidur.

Kamu masih merasa aneh dengan malam ini,krn kmu brdua dgn seorang namja.Yesung sdh trtidur. Yesung tertidur dengan pulasnya di sofa. Kamu mendekatinya dan menyelimutinya. Kamu mengerutkan bibirmu melihat Yesung tertidur.

“Bahkan kau masih saja seperti dulu.Kau masih mngeluarkan air liur saat tidur.”Gumammu smbil melihat Yesung tidur dgn mulutnya yg trbuka. Kamu menatap Yesung lama. Kamu membetulkan selimut Yesung dan branjak e tempat tidurmu.Kmu brbaring smbil melihat Yesung&kmu pun trtidur.”Bngun!”Yesung mngguncang2 badanmu.Kmu mngedip2kn mata.Kmu trkejut&mnarik selimutmu mnjauhi Yesung yg hnya mmakai handuk

“Pakai bajumu!”

“Aku barusan selesai mandi.”Ujarnya. “Mandi sana. Atau kau mau kutinggal sendiri disini?”Tanyanya. Kamu mnggeleng dan mngerutkan bibirmu. Kmu dan Yesung brjalan berdua menyusuri pantai. Kmu brjalan diblkg Yesung.Yesung mnoleh pdamu.”Knp kau lambat sekali?”Yesung mndekatimu. Dia mnarik tanganmu. “Kau harus brdampingan dgku.”Ucapny.

“Mwo?!”Pekikmu.

“Kau lupa? Kau istriku.”Sahutnya.

“Aish! Aku bisa gila.”Ujarmu. Yesung melihat penjual es krim.

“Tunggu disini.”Ktany.Yesung brlari untuk mmbeli es krim itu.Dia kmbali dgn 2 es krim cokelat ditanganny.

“Mana punyaku?”Tanyamu.”Punyamu? Haha!”Yesung tertawa aneh. “Beli saja sendiri.”Ujarnya. Pipimu memerah mnahan marah. Kmu brbalik&pergi. Yesung menahan tanganmu.

“Ini punyamu. Jangan pergi.”Yesung memberikan 1 es krim padamu. Kamu menerimanya sambil tertegun krn prkataanny.

Kalian sudah pulang ke Seoul. Hari-hari berbulan madu kalian hanya dihabiskan dengan perdebatan&adu mulut,sampai2 kepalamu terasa pusing. Kamu memasuki sebuah rumah bernuansa putih. Rumah yang sangat mewah.”Ini rumahmu?”Tanyamu tak percaya. “Atau kau mengaku2 ini rumahmu.”

“Seenaknya saja kau ini.”Sela Yesung. Dia menggeret kopernya ke kamar. Kamu mengikutinya. “Kau mau sekamar denganku?”Tanya Yesung heran.Kamu menggigit bibir.

“Aku tidak tahu dimana kamarku.” Yesung menunjuk pintu disebelah kamarnya.

“Itu. Itu kamarmu.”Ucapnya datar. Kamu mencibir tak jelas dan menggeret kopermu masuk ke kamar. Kamu terperangah melihat kamarmu. Semuanya sudah tertata rapi di rumah ini. Kamu menghempaskan dirimu diatas tempat tidur putih yang empuk.

“Yesung-ah.. Ternyata kau semampu ini..” Dan akhirnya kamu pun tertidur. Sudah jam 8 pagi. Yesung mendorong pintu kamarmu yg trbuka sedikit.Dia melihatmu yg masih trtidur.Lama dia mnatapmu&dia pergi ke kantor.

Sesampai di kantor, Yesung membuka pintu ruangannya. Dilihatnya Moon duduk di sofa tamu.”Yesung-ah.”Dia berlari memeluk Yesung.

“Moon.”

“Kau namja yang sangat jahat.”Dia mnangis trisak. “Tegany kau menikah dgn perempuan lain.” Yesung mnepis tangan Moon.

“Aku sdh menikah.” Moon berusaha memeluk Yesung lg. “Pergilah.” Suruh Yesung dingin. “Pergilah dgn namja itu. Kau yang menginginkan ini.”Kata Yesung hambar.

 “Mianhe, chagiya.”Moon terisak. Yesung menutup matanya dia tidak tahan mendengar suara wanita menangis. Yesung memeluk Moon.”Gwenchana. Mianhe..”Bisik yesung di telinga Moon. “Uljima..”Yesung menghapus air mata Moon. “Aku memaafkanmu, Moon-ah..”

Kamu bagun dari tidurmu, tersentak. “Aku bermimpi Yesung berubah menjadi kura-kura..”Gumammu. Kamu menepuk2 pipimu dan meraih ponselmu.

“Ya!Yesung-ah!Kau baik2 sja?!”Tnyamu d telepon.”Bsakh kau mngecilkn suaramu?Kau bs mmbuatku mati.”Ujar Yesung kesal. “Knp mneleponku?” Kamu berusaha menyusun kata-kata.

“A-aniyo. A-aku..” Kamu terdiam. Yesung menunggu jawabanmu.

“Kau mengompol?”Tanya Yesung curiga. Kamu menggelengkan kepala walaupun Yesung tidak melihatnya. “Sewaktu kecil, yg kau bisa hanya mngompol&makan.Kau mngompol kn?”Tnyany lg.

“ANIYO!AKU TDK MENGOMPOL!”Triakmu.”A-Aku brmimpi kau mnjadi kura2.”Ktamu pelan.

“Mwo?!”Tnya Yesung.Pipimu mmerah. Kmu mmatikan ponselmu. Entah kenapa jantungmu berdegup kencang, kamu merasa sangat malu. Kamu menepuk-nepuk pipimu. Untuk apa aku meneleponnya? Dasar bodoh.. Yesung memandang ponselnya bingung. Seulas senyum muncul di bibirnya.

“Istrimu?”Tanya Moon. Yesung tersentak&menggeleng.

“Ani, adikku..”

Kmu sdg brsantai d ruang TV.Tba2 ponselmu brdering.”Yeoboseyo.Ada apa eomma?” Ibumu mnelepon.

“Kau mmasakkan sarapan apa ntuk suamimu?” Kmu menelan ludah.

“Dia..Bangun lebih awal driku.”Jwbmu polos.

“Aigo.Bgaimana kau ini?Kau seorg istri skrg.Bkn gadis pemalas sprti dulu”Kamu mengerutkan bibir. “Masakkan makan kesukaannya.”Cetus ibumu.

“Mwo? Tapi aku tidak tau. Aku akan bertanya padanya saja.”

 “Andwae! Jadilah seorang istri yang romantis. Seharusnya kau tahu makanan kesukaanny.”Ujar ibumu dramatis.Kmu brgidik geli.”Ya! Eomma!”

“Kau harus menjadi sepertiku. Lihat appamu! Badannya sudah seperti balon gas krn mnyukai masakanku.” Kmu mnghela nafas.

“Ne, arrasseo.” Kamu memutuskan pembicaraanmu di telepon. Kamu bergegas pergi ke dapur untuk memasak, memasak sesuatu yang belum pernah kmu masak sblmny.

“Aku pulang.” Yesung melepas sepatunya. Dia mngendus bau masakan.”Mi-ah! Kau memasak?”Tnya Yesung kuat. “Jangan buat rumahku terbakar!” Kmu mendengus kesal mndengarnya brkata sprti itu.Dasar namja jelek,hal yg harusnya kulakukan adlh membakar kepalamu yg besar itu,rutukmu.

“Hai, yeobo.”Yesung muncul diambang pintu ruang mkn smbil trsenyum jahil.”Makanlah.”Kmu meletakkan masakn diatas meja makan.

“Apa ini?” “Tidak usah banyak tanya. Makan saja.”Jawabmu pura2 tak acuh. Yesung duduk dan memakan masakanmu. Dia terbatuk.

“Kau ingin membunuhku?!”

“Wae?”Tanyamu heran. Wajah Yesung memerah.

“Sssh.. Inhh.. Ni.. Ssha..nghat.. Pedhas..A..irr..” Kmu panik&mngambil air putih untuk Yesung.

“Aku kira kau suka makanan pedas.”Kmu duduk disebelahny. “Wajahmu sprti tomat.” Kmu trsenyum.

“Kau masih bs trsnyum mlihatku sprti ini?”

“Ya.”Jawabmu. “Kau tampak sangat lucu, dgn kepala besarmu itu.”Candamu.”Aish.”Yesung mnatapmu kesal.Aku sgt lucu? Pikir Yesung dlm hati.

‘Kau harus membuatkannya sarapan. Sesekali kau juga harus membawakan bekal makan siang ke kantornya. Jadilah istri yg baik untuk suami.’

Pesan masuk ke ponselmu. Dari ibumu. Kamu menghela nafas dan menatap bintang malam ini dari dalam kamarmu.Tiba2 pintu kamarmu terbuka. Yesung melihatmu gugup.

“A-Aku salah masuk kamar.”Ucapnya terbata. Yesung kembali menutup kamarmu dan beranjak ke kamarny d sblh kamarmu.

Bisa kmu lihat ekspresi Yesung td. Sgt lucu. Kmu trsnyum mengingatnya.”Istri yang baik…” Gumammu.Kmu brbaring d tempat tidur&trlelap.

Di kamar Yesung. “Aku sudah mengantuk.”Kata Yesung di pembicaraannya di ponsel.

“Ne.. Jumuseyo, Moon-ah.”Yesung memutuskan pembicaraanny. Yesung menatap ponselnya sejenak. Kemudian dia keluar dari kamarnya. Perlahan dia membuka pintu kamarmu. Dia melihatmu sudah tertidur.

Yesung mendekatimu dan menyelimutimu. Dia menatapmu wajahmu sebentar.Dia tersenyum kecil dan branjak keluar dr kamarmu&prgi dgn mobilny. Yesung melihat seorang wanita cantik duduk di sudut kafe sambil bercermin di cermin kecilnya. Yesung mnghela nafas.Dia keluar dr mobilny.

“Chagiya.”Moon,wanita itu,dgn snyum lebarny mnyambut Yesung.Yesung duduk dihadapanny.

“Untuk apa kau mngajakku brtemu mlm ini?”Tnya Moon.

“Moon-ah.” Panggil Yesung.Moon mnggenggam tangan Yesung.

“Ada apa chagiya?”Yesung mnarik tanganny.

“Kau tahu kan dulu kita prnh brsama?”

Moon mengangguk.”Aku menerima segala kekurangan dan kelebihanmu saat itu. Sampai akhirnya kau mengkhianatiku, dengan namja itu.” Moon menggeleng.

“Chagiya, aku tidak akan mengulanginya lagi.”Rengek Moon.

Awalnya aku sangat marah padamu.” Yesung tersenyum. Moon melihat Yesung yang tersenyum dengan mata yang berbinar.

“Jadi kau benar2 sdh memaafknku kan?”

“Ne.”Jwb Yesung masih dgn senyumanny.

“Bguslah” Moon mnghela nafas lega. “I love you,chagiya.”Kta Moon smbil trsnyum manis.Yesung mmbalas snyumny.”I don’t love you anymore.” Moon tercengang.

“Mwo?!”Pekiknya. “Wanita sialan itu?”Desisnya. Yesung hnya trsenyum simpul.

“Jgn dekati aku lg.”Ujarny datar.

“Andwae!Aku tidak akan melepasmu!”Pekik Moon. Yesung bangkit dari duduknya dan beranjak ke mobilnya. “Yesung-ah! Yesung-aaaaaaah!!!”

“Tumben kau bangun pagi.”Yesung duduk di meja makan, memperhatikanmu yang sdg mmasak sarapan. “Biasany kau tdk akan bangun kalau tdk..”

“Diam atau aku tidak akan membuatkanmu sarapan.”Selamu ketus. Yesung terdiam. Kamu tertawa kecil diam2.yesung mmberengut&mncibir pelan.

Kamu meletakkan potongan sandwich dan segelas susu ke hadapan Yesung. Yesung mmakanny.”Ibumu meneleponku.”Ktany dgn mulut penuh makanan. Kmu mngernyit.

“Apa ktany?”

“Dia brtanya.. Bagaimana malam pertama kalian? Dia..” Kmu trbatuk.Yesung langsung bangkit&mmberimu air putih. Kamu meneguknya. “Gwenchana?”Tanya Yesung.

“Aish.. Kau ini. Membuatku khawatir saja.”Cibir Yesung. Kamu menatap Yesung aneh.

“Mwo?!”

“A-ani. Maksudku..Bagaimana kalau kau mati trsedak?Jd kau akan mninggalkanku sendirian,begitu?Aish..Bkn itu!Maksudku..”Yesung kbingungan.”Lupakan.”Yesung mengibaskan tangannya. Yesung menghabiskan susunya dan brpamitan padamu.Yesung trlihat salah tingkah.Kmu trsnyum kecil. Yesung sedang menandatangani berkas ketika pintu ruangannya didorong tanpa izinnya. Moon. Moon langsung mendekati Yesung dan merangkulny.

“Bogoshippo.”Moon mencium puncak kepala Yesung.”Untuk apa kau dtg lagi?” Tanya Yesung malas.Entah knp dia merasa suasana hatiny berubah.

“Chagi, kenapa kau jadi cerewet seperti ini?”Moon mencium pipi Yesung.

“Aku tidak bisa melakukannya lagi, Moon.”Yesung menjauhi Moon. Kamu tiba didepan ruangan Yesung. Sekretaris Yesung tidak ada di mejanya. Kamu memegang kotak makanan yang berisi kimchi untuk Yesung. Kmu mndorong pintu ruangan Yesung.Dlm hati kmu brharap Yesung mnyukai kimchi ini.

“Yesung-ah!Aku ing..”Kmu mnghentikan kta2mu melihatny.

Melihat wanita itu mncium Yesung.Yesung bangkit dr dudukny.”Mi..” Kmu trdiam sjenak.

“Mianhe,aku tdk mengetuk ruanganmu.”Ktamu brgetar. Yesung melihat kotak makanan yg kamu pegang. “A-aku harus pulang sekarang.”Kamu berbalik pergi. Yesung menunduk. Tangannya sudah trkepal.

“Nappeun..”Desis Yesung.

“Mwo?!”Moon melotot. “Dia istrimu bukan?Hahaha baguslah dia melihat kita seperti itu,chagi..”Moon trsnyum sinis.

Kamu berjalan cepat menuju lift. Tanganmu bergetar. Susah payah kamu menahan air matamu dari td.Wae?Apa yg trjadi dgnku? Tnyamu dlm hati. Air matamu jatuh setetes. Dasar bodoh! Kenapa aku menangis? Lagipula aku hanya menikah dengannya karena org tuaku.Ya Tuhan..Ada apa ini? Kamu menghapus air matamu dengan kasar. Dia boleh saja berkencan dengan wanita manapun. Hanya aku merasa…siapa aku?Air matamu jatuh lg
Tiba2 tanganmu ditahan dr belakang. Yesung. Dia tersengal2 karena mengejarmu.”Mi-ah..”Panggilny.Kmu mnghapus air matamu yg hampir jatuh. Kamu memaksakan senyum.

“Ne, ada apa?”Tanyamu. Kamu tdk bs menyembunyikan suaramu yang bergetar. “Aku membuatkanmu makan siang. Aku..”

Kamu menghentikan kata2mu ketika Yesung memelukmu.”Mianhe..”Bisiknya. Air matamu menggenang lagi. Kamu hanya diam dipelukannya. Yesung menarikmu menuju ke taman kantor. Dia membuka kotak makanan yg kamu bawakan

“kelihatannya enak.”Katanya memecahkn kebisuan kalian. Kamu tetap diam. Yesung memakan kimchi yang kamu bawakan.

“Ya.. Jangan diam seperti itu.”Bujuk Yesung.

“Knp kau tdk menikah saja dgnny?”

Kata2 itu terlontar dari mulutmu. Yesung menelan makananny.”Apa maksudmu?” Kamu menutup matamu dan mnghela nafas.

“Dia..Perempuan itu.”

“Mi-ah.. Mianhe.”Katanya sambil memelukmu erat. Entah kenapa kamu suka saat2 seperti ini,dengan segala perlakukan Yesung padamu saat ini. Yesung pulang lebih awal dari kantor hari ini, denganmu. Kamu hanya diam.

“Biasanya kau cerewet.”Kata Yesung smbil brkonsentrasi mnyetir.

“Aku sedang tidak ingin berbicara.””Itu kau berbicara.”Celeteuk Yesung.

“Aku sedang malas.”

“Itu kau brbicara lg.”Yesung mnyengir lebar.

“Msh ada sisa sayuran d sela gigimu.”Ktamu datar.Yesung lngsung mngatupkn mulutny&diam salah tingkah.Kmu hmpir trtawa mlihatny sprti itu.

Sesampai dirumah, kamu hanya uring2an di atas tempat tidur. Jantungmu tidak berhenti berdegup kencang dr tadi,semenjak Yesung memelukmu.”Mi-ah..”Yesung mengintip dari ambang pintu kamarmu. “Kau mau ini?” Dia mengeluarkan cokelat batang dari sakunya. Cokelat kesukaanmu. Yesung mendekatimu dan menyerahkan cokelat itu.

“Gomawo.”Ujarmu pelan.

“Kau tidak marah lg?” Tnya Yesung hati2.

“Aku tdk marah padamu.”

 “Yakin?”Kmu mngangguk. “Baiklah..”Ucap yesung.”J-jadi..Kau akan mnemui wanita itu lg?” Tnyamu bodoh.Ya Tuhan!Knp aku tiba2 brtanya itu?

“Ya.”Jawab Yesung singkat. Kamu menghela nafas. Kamu menggigit bibir menahan air matamu yg sebentar lagi jatuh. Oh sial! Ada apa ini? “Aku akan menemuiny untuk mmberitahuny ssuatu.”

“Apa itu?” Yesung trsnyum. “Mmberitahunya..aku mmg harus mnjadi suami yg baik untukmu.”

 Kamu dan Yesung tiba didepan sebuah rumah bercat kuning gading. Yesung mmencet bel rmh.Yesung mnggenggam tanganmu erat.Tba2 pintu trbuka.”Chag..” Perempuan itu. Moon. “Kenapa kau disini?” Moon mnatapmu tajam.

“Aku yang mngajaknya.”Sela yesung.

“Apa-apaan ini?”Tnyanya sinis.

“Aku ingin mmperkenalkanmu pd istriku.”Kta Yesung. Kamu hanya diam.

“Chagiya, kau brcanda?”Tanya Moon tak percaya.

“Ini Mi-ah. Istriku.”

Kamu mengulurkan tangan ragu2 untuk menjabat tangan Moon. Tapi tampaknya Moon tak suka.”Kau..”Desisnya. Kamu menarik uluran tanganmu lg. Tiba2 Yesung menarikmu dan membuatmu berhadapan dengannya hingga cuma tersisa jarak beberapa centi. Kamu tertegun.

“Yesung-ah..” Yesung mncium bibirmu,dihadapan Moon.Kmu melotot,tdk mnyangka dengan perlakuan Yesung, tapi kamu hanya mmbiarkan dia melakukan ini pdamu.

Jujur kamu merasa sangat nyaman dan senang, walaupun ada sedikit rasa malu. Yesung melepas ciumannya perlahan dan menatap matamu sejenak.”Kau sudah melihatnya?”Yesung trsnyum puas pada Moon. Wajah Moon memerah karena marah.

“NAPPEUN!!” Moon mmbanting pintu dihadapan kalian.

Kalian berdua duduk di mobil malam itu, setelah menemui Moon. Suasana sangat canggung.”K-kenapa kau menciumku?”Kamu pura2 memberengut. Yesung yang sedang menyetir tersenyum.

“Kau menyukainya kan?”Godanya.

“Ani…”Kamu menggeleng pelan.

“Wajahmu sudah memerah begitu.” Kamu menutup wajahmu dengan kedua telapak tanganmu.. Entah kenapa kamu merasa malu sekali. Yesung tertawa kecil melihat tingkahmu.

Yesung meraih tanganmu dengan tangan kanannya. Yesung mnggenggam tanganmu erat sambil brkonsentrasi menyetir.”Kau sangat lucu, Mi-ah..”

Kamu terbangun karena mengendus bau gosong pagi itu. Panik. Kamu berlari ke dapur dan mendapati Yesung sedang memasak sesuatu didapur.

“Apa yg kau..Astaga.” Kamu melihat Yesung yg sedang menggoreng telur yang mulai menghitam. Dia menyengir lebar.

“Aku takut membaliknya.”

“Dasar kepala besar. Yang kau tahu hanya makan saja.”Kmu pura2 kesal.Yesung mmberengut. “Knp kau masak sepagi ini?Aku saja blm bangun.” Yesung menggaruk kepalanya.”Aku ingin membuatkan sarapan untuk kita berdua.”Ujarnya pelan. Kamu sedikit terperangah dan tersenyum lucu. Kamu mencubit pipi Yesung pelan.

“Duduklah. Aku yg akan memasak.” Yesung tertegun ketika kamu mencubit pipiny.Dia mngelus2 pipiny&trsipu. Stlh sarapan,Yesung brsiap2 pergi k kantor.

“Mi-ah! Tolong pakaikn aku dasi.” Yesung brlari2 kecil mnghampirimu yg sdg mmbersihkan dapur.

“Biasanya kau bisa memakainya sendiri.”Katamu sambil memakaikan Yesung dasi.

“Aku ingin dipakaikan istriku.”Katanya manja. Kamu mencibir.

Kmu mnarik dasi itu kuat sehingga Yesung trcekik.”Ya!Kau mau aku mati?”

“Kau seringkali mnggodaku.”Ucapmu.Yesung hnya brgumam tak jelas.

“Nah, sudah.”Kamu merapikan jas Yesung sedikit. Tiba2 Yesung mencium bibirmu lembut.

“Hukuman karena kau hampir membunuhku tadi.”

Tnpa mndengar omelanmu, Yesung berlari keluar. Kmu hnya mnggeleng2 sambil tersenyum malu.”Aku pergi, Mi-ah!”Teriak Yesung dari kejauhan. Kamu sdg brsantai mnonton TV ketika bel pintu rumahmu berbunyi.Tnpa melihat monitor cctv, kamu langsung membuka pintu rumah.

“Haloooo!!” Kamu terlonjak kaget. Sebuah badut beruang cokelat melambaikan tangan padamu. Dia menarik tanganmu menuju ke halaman belakang rumahmu.

“Aku adlh teddy Ye.”Badut itu brtingkah lucu.Mnari2 sdikit&mnggoyangkn kepalany.Kmu msh sdikit kaget.Kmu trprangah mlihat pmandangan itu. Sbuah patung beruang yg trbuat dari cokelat berdiri dismping pohon yg trbuat dr cokelat pula. Patung itu memegang sbuah kranjang cokelat. “Kau menyukainya?”Tanya badut itu.Kamu mengangguk kegirangan.”Bagaimana kau t..” Kta2mu trhenti saat kmu tahu siapa org didlm badut itu.”Yesung-ah..” Ujarmu sambil membelalakkan mata.Yesung trsnyum manis mnatapmu.kmu mnyentuh dahiny. “Kau keringatan.” Kmu mnggigit bibirmu. Kamu menahan air mata yang hampir terjatuh, tapi gagal. Air matamu jatuh, kamu terharu. Yesung tersenyum dan menghapus air matamu.

Kamu ikut tersenyum. Kamu memeluknya. Yesung yang masih memakai kostum badut di badannya tidak bisa menjaga keseimbangan. Kalian trhempas keblkg.skrg posisimu brada diatas Yesung.Kalian brdua brtatapan

“Kau berat skali.”Ucap Yesung.

“Eh..”Kmu lngsung bangkit.

“Berapa beratmu? Tulangku hampir patah.”Yesung pura2 mengeluh. Kalian berdua duduk bersampingan. Pipimu bersemu merah. Kmu menelan ludah.

“Aku tahu skr knp kulkas sringkali kosong.Trnyata kau yg mmakan smua makanan itu dan k..” Ucapn Yesung trhenti ktika kmu mncium keningny. Kamu melepaskan ciumanmu dan tersenyum malu. Yesung pun tersipu malu. Kalian berdua trdiam canggung.Entah apa yg mndorongmu mlakukan itu.
Yesung menyerahkan sebuah bunya yang terbuat dr cokelat padamu. “Sejak kapan kau membawa ini?”Tanyamu tak percaya.”Aku belajar sulap.” Yesung cengengesan.Kmu mnerima bunga cokelat itu.

“Knp sikapmu sangat manis hari ini?”

“Krn.. Krn kau.”Jwb Yesung.Wajahny brubah serius.

Dia melepas kostum badutnya&meraih tanganmu.”Tanganmu kasar sekali.”Gumamny.

“Yaa!”Kmu berteriak kesal. Yesung tersenyum jahil padamu. Yesung mendekatkan bibirnya ke bibirmu. Dia menciummu lembut.

“Saranghaeyo, Mi-ah.”Bisiknya disela-sela ciuman kalian. Kamu ttp mnciumny.

Tiba2 Yesung melepas ciumannya.”Ya! Kenapa kau tidak mengatakan hal sama? Kau tidak mencintaiku?”Yesung mengerutkan alisnya.Kmu cmberut.

“Berisik.Cpt cium aku lg.”Yesung trsnyum&mndekatkan bibirny k bibirmu lg. “Saranghaeyo,Yesung-ah.”Bisikmu lembut.

“Jengmal saranghaeyo.”

-THE END-

5 thoughts on “[FF] My Husband

  1. andaikan suamiku beneran sama yesung nanti..^^
    oia, ada dikit kritik,,, itu kalo bisa sehabis tanda petik penutup dipisah sama koma, biar ngga bingung bacanya.
    ^^
    n kalo tiba2 pindah setting bisa di paragraf yg beda..supaya ngga bingung tiba2 udah dilain setting.
    kaloceritanya semuanya bagus,,
    wah kritiknya kepanjangan..hihi
    tp ceritanya bagusssss,, coba bisa ada di kehidupan nyata sama yesung.. hihihi

  2. omo… Yg buat ini bener2 so sweet dah!! Itu kalo beneran nikah wlwpun tanpa pacaran udah happy bgt deh. Aku kira ini nanti akan berlanjut. Waktu liat bacaannya tinggal dikit lagi itu semacem sedih gitu. Damn !! Keren bgt..kereenn! Kpn lagi, si majikan ddangkoma bisa unyu gitu .. :*
    Mian panjang bgt komennya, harap dimaklumi because ini terlalu daebak min, love this , My Husband !! kkk :p ~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s