[FF] Love To Die

Title: Love To Die

Cast:

  1. Yesung
  2. Lee Hae Ra (OC)
  3. Kyuhyun
  4. Siwon
  5. Others

Author: Virniari

Genre: Romance

Rating: PG-16

Length: OneShoot

Cp: @virniari

Cp: Virga Azzania Ashari

Please Don’t be silent reader! Don’t be plagiator! Coment untuk menghargai karya saya ><

***

Angin sepoi2 menerpa wajahmu dan wajah namja yg duduk disampingmu. Kini kalian berada ditepi pantai.

“Chagiya, kau kenapa? Kenapa hari ini kau hanya diam?” Tanya yesung sambil menyentuh pipimu.Kau hanya tersenyum, mengabaikan pertanyaan namjachingumu.Kmu mengeluarkan dua kotak kecil dari tasmu dan menunjukkannya pada yesung.

“Oppa, coba kau pilih satu kotak dari dua kotak ini,” perintahmu pelan. Walau bingung, yesung akhirnya memilih kotak sebelah kiri.”Coba kau buka, oppa..” suruhmu lagi. Yesung membuka kotak itu pelan, dan ia melihat sebuah liontin berbentuk hati didalamnya.

“Maksudnya apa, chagi?” Tanya yesung dgn alis terangkat. Kau tersenyum lirih, lalu menggeleng.

“Tidak ada mksud apa2. Aku cuman mau memberikanmu ini,” katamu senang. Kau meraih kotak satunya dan memasukkannya kembali kedalam tas.

“Lalu, kotak yg satu itu isinya apa?” Tanya yesung penasaran.

“Kapan-kapan aku akan memberitahumu,” balasmu. ’Kalau masih sempat….’ Lanjutmu dalam hati.

***

“Chagiya, hari ini kita jalan mau?”Tanya yesung dgn cerianya saat melihatmu dikampus.

“Mian, oppa.Hri ini aku harus kerumah sakit,” katamu lesu.Namun sedetik kemudian kau tersadar dgn omonganmu dan lgsng membekap mulutmu dgn kedua tangan.Jantungmu berdegup kencang.

“Kau sakit, chagi?” Tanya yesung khawatir. Kau menggeleng pelan stlah berpikir sebentar.

“A-aku m-mau menemani eommaku,” dustamu. yesung tampak menghela napas, lega. Ia lalu menyentuh puncak kepalamu lalu mengacak2 rambutmu.

“Araseo.. Besok saja kita pergi, ne?” Kata yesung lagi. Kau mengangguk sambil tersenyum. Yesung balas tersenyum,lalu mendekatkan wajahnya kewajahmu, bersiap menciummu. Wajah kalian tersisa 2cm, namun kamu malah menunduk,spt memberi isyarat kalau kamu tdk mau dicium.

“Wae, chagi?” Tanya yesung bingung.

Tanpa mengalihkan pandanganmu dari bawah, kau bertanya pelan, “apa kau sedang sariawan?”

“Ani, wae?” Kau kembali memandang yesung, lalu tersenyum. Kamu mendekatkan wajahmu kewajah yesung, lalu…

Chuuu~

Yesung tersenyum saat bibirmu menyentuh bibirnya. Ia merengkuh pinggangmu dan memelukmu hangat.

***

Kamu baru keluar dari kelas dikampusmu saat yesung berlari dgn secepat kilat kearahmu dan lgsng merangkulmu mesra.Ia mengecup pipimu lembut.

“Kau seperti angin topan,” katamu sambil mengelus pipimu yg bersemu.

“Kkk~ aku memang keren, kece badai, angin topan, gunung meletus, blablabla…” Balas yesung.Kamu hanya geleng2 kepala mlihat namjachingumu.

“So, hri ini kita mau jalan kemana?” Tanya yesung. Kamu menunduk lesu.

“Mianhae, oppa. Hari ini aku harus kedokter….”

“LAGI?!” Potong yesung kaget. Kamu tersenyum miris.

“kmrin eomma tdk jadi pergi, digantikan hari ini,” dustamu lagi. Yesung menghela napas tidak rela.

“Baiklah, chagi.Tapi kau hrus brjanji kalau bsk kita harus jalan, ne?” Ucap yesung smbil menatapmu dalam. Kmu menangis didalam hati ketika melihata mata yesung yg indah, lalu mengangguk perlahan. Yesung tersenyum ceria lalu mendekatkan wajahnya kewajahmu.

Lalu sbelum kmu menyadarinya, ia sudah mencium bibirmu. Kau terlonjak kaget lalu mendorong tubuhnya kuat.Yesung menatapmu kaget dan menyiratkan ‘wae?!’

“Ahh, mian chagi,” katamu terbata. “K-kau tdk ada sariawan kan?” Tanyamu khawatir.

Yesung terdiam sebentar, lalu menggeleng. Ada sejuta pertanyaan yg ingin ia serukan, namun kau sudah membungkamnya dgn ciuman.

***

Hari sudah sore saat kau pulang dri rumah sakit dgn lesu. Kau melihat ada sepatu laki2 didepan rumahmu.Seketika saja perasaanmu tdk enakk. Kau masuk dgn tangan membekap dadamu, dan matamu membelalak saat melihat yesung yg duduk membelakangimu.

“Emmm… Chagi?” Tanyamu takut. Yesung menegang mndengar suaramu.Dengan gerakan slow motion, ia membalikkan badannya dan kini menatapmu dgn mata sedih. Kini perasaanmu benar.Yesung pst sudah tau kalau ia berbohong ketika melihat eomma mu keluar dri dapur dgn dua gelas teh manis.

“Ahh, ra-ya. Kau sdh plg?” Tanya eommamu. Kau menatapnya sekilas, lalu mengangguk pelan. “Yesung mencarimu,” katanya lagi.Kini matamu mnatap yesung yg msih menatapmu. “Kalian disini berdua, ne? Eomma mau kembali menyetrika,” lanjutnya.

Sedetik kmudian, eommamu sdh hilang dri pndangan. Suasana hening sketika. Kau sdh tdk tahan dgn keadaan ini.

Akhrnya km mmbrnikan diri utk duduk disofa dan brkata,”kau kesni utk apa oppa?Apa km merindukanku?Apa…” Klimatmu trpotong saat yesung menghampirimu dan lgsng memelukmu.

“Kau berbohong chagi,” katanya lemah. “Eommamu tdk sdg sakit.Apa kau punya namja lain?!”Lanjutnya. Kau menggeleng dibahunya.

“Hnya kau namjachingku, yesung.” Ralatmu.Kau melepaskan pelukannya lalu menatap matanya. Kau menyentuh kedua pipinya&tersenyum. “Percaya padaku,” katamu. Yesung terdiam sejenak.

“Lalu, apa mksudmu chagi? Kenapa kau berbohong?” Tanyanya pedih. Kau menunduk.Matamu terasa berat krna membendung air mata agar tdk jatuh.

“A-ani, aku…”

“Jangan coba2 utk berbohong lagi,” sela yesung.Kau menghela napas berat. Kau merasa tdk snggup utk menagatkan yg sbenarnya.

“Chagi, come on. Cepat katakan,” kata yesung memburu.Kau memeluk yesung dan menempatkan dagumu dibahunya.

“Kau janji dlu pdaku, oppa.” Katamu bergetar.”Jgn tnggalkan aku, apapun stelah ak menagatakan ini.” Yesung mengangguk cepat dan pasti.

“A-aku terserang virus AIDS.” Katamu terbata dgn suara bergetar. Yesung membeku ditempat, namun pelukan kalian tdk ia lepaskan. Sedetik kmudian yesung tertawa miris.

“Kau lucu, chagi. Bercandaanmu sgt LUCU.” Balasnya. Kau tersenyum lirih.

“Kalau ak blg ak tdk brcanda, bgaimana?” Tanyamu.Yesung kembali terdiam. Kau menjauhkan tubuhmu dri yesung dan mundur beberapa langkah. Ia melihat yesung menatap lantai dgn wajah yg tdk dpt dijelaskan.

“Ahh, yesung-ah. A-aku pikir mulai saat ini kau tidak perlu mmanggilku…c-chagi,”katamu dgn prasaan sdih.Namun kau mncoba utk tetap kuat.”Dan, lupakn kata2ku tadi.Km bleh prg driku skrg,krna ak yakin km tdk mngkin mau brhubungn dgn org yg terserang aids, ne?”

“Ppabo!” Bentak yesung.

Ia berjalan kearahmu dgn lgkh pst dan lgsng mencium bibirmu.Kau tersentak kaget. Kau memukuli dadanya, berusaha utk melepaskan ciuman kalian.

“Lepas!” Serumu disela ciuman kalian.Yesung tampak tdk perduli, ia tetap menciummu dan mengunci pergelangan tanganmu yg dr tdi memukulinya.

“Aigoo….”Seru eommamu yg tiba2 muncul dr dlm. “Klian sprti kaum barbar yg berciuman dimuka umum,” katanya.”Dan, tadi siapa yg menyebut2 kata AIDS? Penyakit berbhaya itu tdk kalian idap kan?” Tanya eommamu khawatir. Kau membeku ditempat.Nmun yesung malah menggenggam tanganmu,llu brkata,”ani, tdi kmi hnya sdng brdiskusi mngenai plajaran.”

“Brdiskusi& berujung dgn ciuman,”kata eommamu sambil geleng2&tertawa, lalu kembali msuk kedalam. Sedetik kmudian, yesung menarik tanganmu dgn paksa. Kau terlonjak kaget.

“Mau kemana, oppa?” Tanyamu. Yesung tdk menggubrismu. Ia tetap menarik tanganmu dan menuju rumah sakit. “Utk apa kita kesini oppa?”Tanyamu lagi. Yesung tetap diam, namun ia menatapmu. Kau melihat mata itu ngeri. Mata yesung menyalang dgn garang. Stelah 1thn pacaran,baru ini kau mlihat yesung sesangar ini.

“Lee hae ra, silahkan masuk.” Kata seorang suster sambil menunjuk pintu bertuliskan ‘cho kyuhyun’.Itu nama dokter yg berbeda dgn nama dokter yg biasa kau datangi utk periksa. Setelah yesung menjelaskan penyakit yg kamu derita,ia mnyuruhmu utk tes darah.Yesung mrasa tdk yakin dgn adanya AIDS didlam tubuhmu,krn ia yakin km tdk prnah mlkukan hal2 ddlm tanda kutip.

Kalian menunggu diruang tunggu dengan dada berdebar.

“Chagi, saranghae…”Kata yesung tiba2. Kau menoleh menatapnya.Yesung tidak balas menatapmu, ia hanya memandang lurus kedepan.

“N-nado, oppa. Nado s-saranghae,” balasmu. Yesung menitikkan air mata lalu meraih tanganmu dan meletakkannya didada.

“Coba rasakan ini,”katanya. “Aku slalu spt ini saat didekatmu.”

Kau merasakan jantung yesung yg berdegup kencang. Kau tersenyum kecil.

***

“Jadi, bagaimana dok dgn hasilnya?” Tanya yesung khawatir. Tangannya msih menggenggam tanganmu erat.

Dokter kyu tampak membolak balikkan kertas2 didepannya. Keningnya berkerut spt kakek2. “Tidak ada virus aids didalam tubuh yeoja ini,” kata kyu datar, lalu menatapmu dan yesung bergantian. kau melongo kaget.

“Jinjja?” Tanyamu memastikan.”Kenapa dokter siwon di rumah sakit inter ELF mengatakan saya mengidap AIDS?” Lanjutmu dgn suara bergetar. Kau mulai menangis.Yesung merangkulmu erat.

“Ahh, dokter itu? Ia sdh terkenal dgn salah diagnosa. Hrusnya kau tdk percaya dgn satu dokter,” balas kyu.
Kau menghela napas lega. Kau hampir gila dgn diagnosa dokter siwon yg menagatakan bahwa kau mengidap AIDS.Yesung juga menangis mendengar kenyataan ini. Yesung memutar tubuhmu agar menghadapnya, lalu menangkupkan tangannya diwajahmu.Sedetik kmudian yesung medekatkan wajahnya kewajahmu dan lgsng mencium bibirmu lembut.

“Aigooo.. Jgn berciuman disini! Seumur hidupku aku tdk prnh berciuman, bahkan punya yeoja saja tidak! Kalian membuatku iri!”

***

Setelah mengetahui kenyataan manis ini, yesung segera melaporkan dokter siwon kepolisi. Dan dalam wktu singkat,dokter yg terkenal dgn salah diagnosa itu sdh membekam dipenjara.

“Chagi…”Panggil yesung manja. Kau menoleh dan tersenyum.

Chu~

Yesung mengecup bibirmu.

“Ne, oppa?” Tanyamu.

“Saranghae,”katanya.

“Udah tau kali…” Balasmu smbil menjulurkan lidah. Yesung cemberut.

“Romantis dikit bisa kali,” ucapnya. Kamu terkekeh geli. “Kita udh dipantai gini gak bsa romantis2an?” Tanyanya polos.Kau memukul kepala yesung pelan.

“Tunggu kita udh nikah baru aku romantis,ya…”Katamu memancing.

Yesung tersenyum lebar. “Araseo… Aku mengerti arah pembicaraanmu, chagi..”

***

Pagi ini kau menerima undangan berwarna blue shapire yg cantik, dan matamu terbelalak saat melihat nama yg akan menikah itu.’Lee Hae Ra & Kim Jong Woon’ Sedetik kemudian, yesung datang kerumahmu dan langsung memelukmu.

“Bagaimana? Sudah kubilang aku mengerti ucapanmu kan, chagi?” Tanyanya smbil tersenyum. Kau melepaskan pelukannya.

“Dan skrg, aku jga mengerti, oppa. Kau melamarku, kau memberi kejutan padaku, kau ingin menikah dgnku,dan kau… Mencintaiku. Ne?”

Yesung mengangguk cepat dan langsung mencium bibirmu.

Esoknya, upacara pernikahanmu berjalan dgn lancar. Dan hari2 setelah itu, selalu ada kecupan hangat dri yesung untukmu.Menjagamu agar selalu hangat, dihatinya.

THE END

***

mianhae ya readers kalo banyak kata-kata yang singkat ._. ini FF kedua ku jadi masih pemula😛 tapi FF selanjutnya dijamin gak bakal ada kata-kata singkat^^ gomawoyoo :3

One thought on “[FF] Love To Die

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s