[FF] Love or Like Part 1

Judul  : Love or Like
By          : MinWo ( @woorieeeee )
Type     : Part 1
PG          : (15+)
Genre
  : Romance
Tokoh : Ren (you), Yesung, Other

 

“Mwo? Menikah dengannya?” Kamu menatap nanar ibumu, ibumu hanya mengangguk dengan wajah sedihnya.

“Tapi tiga bulan lagi aku akan lulus eomma, dan kenapa minggu depan aku harus menikah?” Racaumu frustasi, kamu mulai kesal dengan perjodohan ini,. Menikah dengan namja yang baru kamu kenal sebulan yang lalu karena acara di kantor appa nya.

Dan hanya melihatnya tidak kurang dari lima menit, hanya perkenalan singkat. Dia bernama Kim Jong Woon, dia biasa dipanggil Yesung. Menyukainya saja tidak sama sekali karena sifatnya yang aneh, yaah saat acara kantor appa nya, pembawa acara tidak sengaja.

Tersandung kabel, pembawa acara itu hampir terjungkal. Seluruh tamu yang melihat itu tertawa, tapi tidak dengan yesung, dia hanya diam. Hanya diam dengan ekspresi muka datar, dan ketika semua diam tiba-tiba dia tersenyum sendiri. Aneh!

“Ye, ini demi perusahaan appa mu ren-ah” . “Tapi eomma ini sama saja kau menjual ku” katamu. “Aniyo, kami tidak menjualmu chagi.”

“Eomma, aku berjanji setelah lulus aku akan…” Belum ucapanmu selesai eomma mu menggenggam tangan mungilmu.

“Ini demi perusahaan appamu.”

Kamu menghela nafas dan terpaksa menerima perjodohan ini pernikahanmu dan Yesung sudah disiapkan, 4 hari lagi acara akan dilaksanakan. Kamu hanya diam dikamarmu, menerima kenyataan bahwa kamu akan menjadi seorang istri. Seseorang mengetuk pintu “Masuk saja pintunya tidak dikunci” katamu lesu.

“Chagia, bersiaplah hari ini ada sesi foto pra-wedding” kata eommamu. “Ne” jawabmu singkat.

Kamu melihat seisi rumah mu yang tengah sibuk menghias setiap sudut ruangan yang ada dirumahmu. Eomma mu menghampirimu, “Yesung sudah menunggumu dimobil, jangan membuatnya menunggu lebih lama” . Kamu mengangguk dan jalan menuju halaman rumahmu.

“Dia menggunakan mobil apa?” Umpatmu, kamu meneliti satu persatu mobil yang terparkir rapi “Ah itu dia” kamu berjalan menuju mobil putih.

“Cepat” kata yesung, kmu bergegas masuk kedalam mobil. Suasana hening menyelimuti perjalanan kalian, hanya lantunan musik yang terdengar.

Mobil berhenti disebuah rumah dengan aksen klasik. Kamu berjalan membuntuti yesung, tiba-tiba Yesung menghentikan langkahnya dan menghadapmu. Kamu menabraknya. “Wae?” Tanyamu. “Jalan disampingku” kata yesung. Kamu menyimbangi langkah kaki Yesung.

“Annyeonghaseyo, Lee Eun Wook imnida” sapa seorang namja.

“Jong Woon imnida, dan Hee Ren calon ku” Kamu dan Yesung membungkukan badan.

“Kru sudah menunggu, silahkan ikuti saya” katanya, kamu dan yesung mengikutinya. Menuntun kesebuah ruangan yang penuh dengan gaun yang bergantungan.

Yesung menyuruhmu menggunakan gaun putih selutut dengan ekor menyapu lantai, dan yesung menggunakan tuxedo dengan warna yang sama dengan gaunmu. Fotografer menyuruh kalian berpose beberapa expresi, kamu dan yesung berpose seolah-olah model majalah.

Dan bagian terakhir adalah di atas karpet merah, seperti acara pemberkatan. “Yesung-shi cium mempelai wanita” teriak seorang kru.

Matamu membulat “ciuman?” Katamu. Yesung mengangguk, dan meraih pinggangmu agar mendekat, dan yesung mendekatkan jarak antara wajahmu Dan wajahnya. Matamu membulat ketika bibir yesung mendarat mulus tepat dibibirmu.

Satu detik~

dua detik~

tiga detik~

empat detik~

Lima detik~

“Kenapa kru tidak menyuruhnya berhenti” umpatmu. Yesung melepaskan sejenak, “pejamkan matamu” bisik yesung dan kembali menciummu, kamu mengikuti perintah Yesung.

“Aaanddd cut, perfect!!”. Cepat-cepat kamu melepaskan diri dari Yesung. Yesung menahanmu dan menangkup tangannya diwajahmu

“Mukamu memerah, apakah kau kedinginan?” tanya Yesung.

Kamu menggeleng. “Lalu?.”

“Aku malu, kau menciumku didepan orang banyak, dan itu adalah first kiss ku, ppabo!” Kamu memukul lengan Yesung dan pergi.

“Dia polos sekali” umpat yesung. Yesung mengejarmu. “Mianhe” kata yesung. “Seharusnya itu untuk suamiku nanti” katamu tetap berjalan tanpa melihat yesung yang membuntutimu.

Yesung menahanmu. “Tapi sebentar lagi aku akan menjadi suamimu” kata Yesung.

“Itu sebentar lagi dan bukan sekarang!” bentakmu.

“Kau marah padaku?.”

“Aniyo” jawabmu singkat.

“Lalu kenapa kau seperti itu?.”

“Menurutmu?” Kamu berlalu dan masuk kedalam ruang ganti dan segera mengganti pakaianmu.

Yesung menunggumu dimobil, “kenapa kau lama sekali?” Selidik yesung. “Aku lupa meletakkan sepatuku jadi tadi aku mencarinya dulu” katamu.

“Sudah ketemu?” tanya Yesung.

“Menurutmu?” jawabmu ketus.

“Kau tidak pantas menjadi seorang wanita” kata Yesung dingin tidak mengalihkan pandangannya dari jalan. “Apa maksudmu ha?!”.

“Wanita itu lembut, feminime, tidak seperti kau, lihat saja cara berbicaramu kepadaku, kau sungguh jutek, dan berhentilah memakai celana”

Yesung melihatmu sekilas, “Wae? Kau ingin aku menjadi wanita yang lembut, memakai dress mini” katamu. Yesung mengangguk.

“Kau saja yang memakai dress-dress kesempitan itu, ingat! Aku tidak suka diatur oleh namja berkepala besar sepertimu” nada bicaramu meninggi.

“Yaak kau?! Sopan dengan calon suamimu.”

“Wae? Kau hanya calon suamiku.”  Mobil menepi. “Apakah kau ingin menurunkanku?” tanyamu.

“Jika kau berfikiran seperti itu, kau boleh turun” kata Yesung

“Kau tega dengan calon istrimu, ini hujan.”

“Wae? Kau hanya calon istriku.”

Kamu menghela nafas, dan segera membuka pintu mobil. Yesung menahanmu, dia tertawa. “Wae?” Tanyamu. “Ppabo!” Yesung memukul kepalamu.

“Mana mungkin aku tega menurunkan calon istriku disini” kata yesung. “Lalu untuk apa berhenti disini.”

“Aku lapar, kajja~”

***

“Makanlah, makananmu sudah menjadi dingin” kata yesung. Kamu menggeleng. “Apa perlu aku suapkan?” . Kamu menggeleng.

“Bisakah kau menjawab dengan suaramu?”.  Kamu menggeleng lagi. Yesung menarikmu keluar dari restaurant.

“Kau belum membayarnya” katamu.

“Itu restaurantku” jawabnya ketus. Kamu membentuk huruf ‘o’ dimulutmu bertanda mengerti. Yesung menutup pintu mobil kasar.

“Childish” kata Yesung singkat.

Kamu menoleh arah yesung dengan tatapan tajam, Yesung menatapmu juga dengan tatapan lebih tajam. Kamu menahan tawa ketika melihat Yesung seolah-olah ingin mengeluarkan bola matanya.

“Kau lucu sekali” katamu, menyentuh pipi Yesung.

“Mukamu memerah” kamu tertawa, Yesung juga.

“Aku suka melihatmu tertawa” kata Yesung.

Kamu menghentikan tawamu sejenak. “Mwo?” Kamu melanjutkan tawamu.

“Kau mau makan apa?” kamu menggeleng.

“Nanti kau sakit.”

“Aniyo, aku sedang diet, jika aku makan banyak nanti gaunku tidak muat bagaimana?.”

“Ternyata kau niat menikah dengaku” goda Yesung.

Wajahmu memerah. “Maybe” katamu malu. “Jinjja? Apakah kau sudah mencintaiku?” Tanya Yesung.

~ To Be Continue ~

2 thoughts on “[FF] Love or Like Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s